Trading

Consumer Price Index (CPI) of USA report release, will it better than expected?

Good day traders!

Hari ini, Kamis 11 July 2019 akan ada news dari negri Paman Sam yang memperlihatkan kekuatan dari purchasing power (belanja) para penduduk di negara tersebut, yang dikenal dengan Consumer Price Index (CPI) report release.

Dijadwalkan laporan data CPI akan direlease pada jam 19.30 WIB (GMT+7) dan tentunya data ini akan dinanti – nantikan oleh investors untuk menjadi salah 1 tolak ukur keadaan ekonomi Amerika, kenapa? Karena data yang ditunjukkan oleh CPI berhubungan dengan kekuatan belanja dari penduduk Amerika, yang data CPI ini akan digunakan untuk menghitung laju inflasi dari negara yang bersangkutan.

Semakin rendah CPI menunjukkan bahwa masyarakat negara yang bersangkutan menurun kemampuan dalam berbelanja, baik belanja barang maupun service. Hal ini bisa dikarenakan mungkin tingkat pengangguran yang bertambah, dan sampai ke tingkat paling ekstrim dikarenakan inflasi yang terlalu tinggi terjadi di negara tersebut.

Untuk diketahui, CPI dari Amerika direlease setiap bulan, dan untuk bulan Mei lalu CPI dari Amerika berada di level 1.8%. dan yang akan direlease hari ini adalah data CPI untuk bulan Juni, yang di mana dari para pakar ekonom Amerika, mereka sudah memprediksi akan adanya penurunan dari CPI ke level 1.6%.

Jika memang yang direlease data aslinya menunjukkan penurunan dari bulan Mei, maka ini akan menunjukkan bahwa keadaan ekonomi macro negara Amerika sedang dalam kondisi lesu, yang biasanya akan berdampak ke melemahnya kekuatan US Dollar.

Nah mari sekarang kita mencoba melihat dari sisi teknikalnya.

Figure di atas adalah DXY timeframe Daily. DXY sendiri adalah kode dari US Dollar Index, yang di mana index ini memperlihatkan secara chart kekuatan dari dollar Amerika secara real time.

Terlihat bahwa DXY sekarang sedang floating di area level 96.88 (akan berubah seiring waktu) dan level harga sekarang terjadi karena ada penolakan di area high seperti yang sudah tergambarkan di figure di atas. Melihat dari keadaan sekarang DXY, jelas ini adalah signal akan melemahnya DXY untuk ke depannya.

Lalu hal berikut yang perlu diperhatikan adalah, kita harus melihat kemungkinan DXY ini penurunannya sampai ke level apa. Hal ini bisa kita lakukan dengan mencari level support dari DXY, dan dari figure di atas, terlihat level support selanjutnya ada di area 96.00.

Tetapi, di area 96.50 juga ada kemungkinan harga akan tertahan di sana, dan jika hal itu terjadi dan swing low terbentuk di sana, maka pattern Inverted Head and Shoulders akan memungkinkan untuk muncul di DXY.

Lalu mari kita coba lihat EUR/USD untuk mengkonfirmasinya.

EUR/USD di timeframe daily membentuk kemungkinan Uptrend, yang ditandai dengan higher low juga higher high. Tapi memang uptrend ini kurang terlihat powernya karena higher low dan higher high yang tercipta kurang signifikan.

Tetapi di area harga 1.11950 EUR/USD telah membentuk swing low yang menandakan bahwa pembeli mulai memasuki pasar ini, yang di mana hal ini juga mengkonfirmasi dari pelemahan DXY yang mengakibatkan EUR menguat terhadap USD.

Lalu hal yang perlu diperhatikan adalah, EUR/USD masih terlihat akan melanjutkan kenaikannya menuju level harga 1.13233 dan di sana kita harus melihat dari price actionnya apakah akan terjadi swing high atau tidak. Jika swing high terjadi, maka harga menghormati resistance di sana dan aka nada kemungkinan Head and Shoulders terbentuk di currency pair ini.

Sekian news update dari What’s on Today Forecast. Kita akan terus update market news setiap hari untuk membantu Anda melihat news dengan perspektif teknikal.

Let the Profits be with You!
Kimsiung – Trading Academy ID


Disclosure:
Trading Forex & Gold merupakan aktivitas trading dengan risiko tinggi. Sehingga diperlukan money management dan psikologi trading yang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *