Trading

Kenali behavior dalam trading Anda agar terhindar dari loss terlalu dalam

Dalam trading saham maupun trading forex, kita seringkali tidak sadar akan kelakukan kita sendiri di market. Kelakuan – kelakuan yang tidak kita sadari inilah yang ternyata memiliki andil dalam mempengaruhi trading performance kita.

Kita melihat, setidaknya ada 7 behavior trading yang selama ini tidak kita sadari menghambat performance kita:


Tidak menggunakan stop loss

Ini adalah hal yang paling sering kita temui dalam banyak trader. Mereka tidak mau melakukan cutloss. Pikir mereka, “nanti kalau harganya balik bagaimana?”, “nanti kalau pas cut loss harganya naik lagi gimana?”, atau “ah ini paling turun dikit aja”

Macem – macem..

Sehingga ketika harusnya di cut loss kita bisa selamat, ini malah terjebak makin dalem dan dalem sehingga enggan melakukan cut loss.

Kalau kita trading model begini, besar kemungkinan kita akan sering margin call.

Solusi: Tanamkan dalam pikiran Anda bahwa cutloss adalah sebuah pengaman atau safety belt Anda. Pakai safety belt emang kadang ga nyaman, tapi itu penting untuk menjaga keselamatan Anda bukan?

Kadang ketika melakukan cut loss, kita harus mengakui bahwa kita “kalah” kali ini. Tapi gapapa itu lebih baik karena lain kali, kita masih punya kesempatan untuk cari lagi.


Revenge Trading

Revenge trading adalah sebuah kondisi dimana kita emosi ketika loss dan kemudian kita melakukan “balas dendam” kepada market.

Biasanya yang dilakukan adalah open posisi yang lebih besar, buka buy dan sell sekaligus.

Kita tahu, rasanya pasti ga nyaman ketika loss. Terima saja, kita juga merasa demikian kok. Tapi kita tidak melakukan revenge trading karena kita lebih sayang account trading kita. Hehehe..

Biasa yang kita lakukan ketika loss adalah pergi main game, ngopi, nonton atau makan makanan favorit agar mood kembali baik. Seiring berjalannya waktu dan semakin matang Anda menjadi seorang trader, maka profit dan loss rasanya akan sama saja..Biasa..


Euphoria

Euphoria adalah sebuah kondisi yang membahayakan karena membuat sebuah ilusi bahwa “kita tidak bisa gagal” sehingga kita menjadi jumawa atau sombong.

Banyak trader saya temui justru mengalami margin call setelah mengalami profit beruntun. Ketika profit beruntun itu rasanya indah sekali, mau trade apa aja kita profit. Indah sekali kalau market bisa seperti itu terus ya.

Sehingga, ketika kita coba kecil – kecil eh profit mulu..Saya jamin, pasti kita akan tergoda untuk naik lot jadi gede mendadak. Ya kan?? Hayo jujur!!

Justru ketika lot tiba – tiba naik tanpa persiapan mental yang benarlah kita akan terjebak. Penting sekali untuk menjaga lot tetap konstan apapun kondisinya, mau profit maupun loss.


Too Risk Taker

Berikutnya adalah sebuah behavior yang terlalu risk taker. Risk taker memang baik, tapi terlalu risk taker bisa membuat account kita pendek umur..

Dalam trading sudah ada money management yang harus kita taati, dalam Online Course 8 Trading Gates juga sudah kita jabarkan bagaimana risk management untuk trading. Taatilah aturan tersebut maka saya jamin account Anda akan panjang umur.

Terlalu risk taker biasanya karena ada hasrat untuk ingin cepat kaya. Jika sudah ada hasrat seperti itu biasanya kita akan gampang jatuh. Sehingga lebih baik untuk menikmati proses, lakukan dengan benar dan perhatikan apa yang terjadi. 🙂


Too Cautious

Terlalu hati – hati juga bisa menjadi problem dalam trading kita loh! Karena kita akan cenderung takut untuk melakukan entry, tidak PD, lot terlalu kecil dan akhirnya account ga ngembang – ngembang.

Untuk itu, diperlukan sebuah komunitas agar Anda bisa memperhatikan bagaimana mindset dan behavior dari masing – masing trader yang sudah berhasil di komunitas tersebut. Sehingga pelan tapi pasti, mindset tersebut bisa nular ke Anda.

Untuk itu, makanya kita buat mentorship agar Anda bukan hanya belajar metode tapi juga mindset dari trader yang sudah terjun ke market dan mengalami pahit dan manisnya market agar Anda bisa makin baik.

“A ship on a harbor is safe, but that is not what ships are built for” -John A. Shedd-

Baper

Terlalu baperan dalam trading juga bisa berakibat fatal dalam trading Anda. Loss dikit ngambek, profit dikit pamer jingkrak – jingkrak. Emosi gampang naik turun seiring naik turunnya chart.. HAHAHAH..

Kok tau? Ya karena kita juga gitu dulu, tapi kita tetap belajar menguasai diri kita. Market tidak bisa kuasai, tapi keputusan kita dalam trading bisa kita kuasai. Sehingga, jauh lebih baik untuk mempelajari diri sendiri juga dalam trading agar trading makin profitable.

Let the profits be with you!
Trading Academy ID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *