Trading

Kenapa banyak trader gagal dan bagaimana Anda menghindarinya

Banyak orang ketika mereka melihat trader yang berhasil, maka merekapun ingin melakukan trading. Mereka mendengar bagaimana si trader tersebut mampu mencetak ribuan dollar hanya dalam waktu semalam. Merekapun tertarik dan memutuskan untuk trading.

Nah ketika trading, ternyata hal tersebut tidaklah seperti yang mereka lihat. Ternyata mereka baru melihat kenyataan bahwa trading juga bisa rugi. Mereka gagal dan margin call untuk pertama kali dan akhirnya mereka coba lagi.

Ketika mereka mencoba lagi, kali ini mereka lebih berhati – hati. Lotnya mulai diperhatikan dan mereka bertekad ingin lebih sabar dalam melakukan trading. Oke, semua berjalan dengan sangat baik. Trade pertama profit, trade kedua profit. Trade ketiga, sudah floating profit 50 pips, mereka melakukan take profit seperti yang kita sarankan (gocap). Akan tetapi 10 menit kemudian harganya malah jalan 100 pips lebih!!

Akhirnya trade berikutnya dia memutuskan tidak mau take profit cepat di gocap melainkan ratusan pips. Pada trade kali ini, harga sudah jalan 70 pips, 80 pips, 90 pips. Ini sudah sangat baik kalau dilakukan take profit sekarang. Akan tetapi, dia tidak mau dan ingin mengejar profit lebih besar. Akhirnya malam berlalu dan ketika pagi harga berbalik arah dan mengenai stop loss.

Jengkel sih, tapi gapapa stop lossnya ga terlalu besar. Next, coba lagi deh. Kemudian, mulai muncul bisikan setan. Yaudah, gapapa kita kejar gocap pips aja cukup cuma lotnya aja di double jadi profit lebih nendang.

Akhirnya, dia pun trade dengan lot double untuk ngejar 50 pips saja..Dan kali ini, ternyata harga malah mengenai stop loss. Dia mulai sangat jengkel, marah, dan trade berikutnya hantam lot lagi untuk mengejar loss yang kemarin, bukannya makin untung, malah loss semakin dalam.

Apakah itu terdengar seperti Anda? Kalau iya, Anda mungkin tidak trade dengan rasional melainkan dengan emosi. Anda diselubungi rasa marah, kesal dan dendam. Hal inilah yang menghancurkan account trading Anda. Anda harus sadar setiap kali Anda mulai greedy. Darimana tahu ketika kita mulai greedy? Ketika kita mulai merasa tidak puas ketika mengikuti aturan yang kita buat.

Berikut beberapa alasan banyak trader gagal dan bagaimana menghindarinya:

1. Mencoba mengejar jackpot

Trader pemula ingin sekali mengejar jackpot. Mereka ingin memamerkan bisa untung ratusan pips, sudah hold posisi sejak dari bawah atau sell di puncak. Mohon maaf, tapi trader professional sama sekali tidak mencoba untuk mendapat jackpot di market. Mereka menganggap semua trade adalah sama. Mencoba mengejar jackpot membuat kita tidak objektif. Padahal, kita tidak perlu mengejar jackpot untuk bisa profitable kok 🙂

Puaslah dengan profit yang didapat, 50 pips/trade profit itu sudah cukup. Ga usah kejar banyak banyak yang penting konsisten aja dulu. Ok? 🙂

2. Ingin cepat kaya

Sebenarnya ini bukan hanya dalam trading, tetapi dalam hal bisnis juga. Kita ingin cepat kaya, sehingga kita trade dengan lot besar. Saya tidak memungkiri saya juga terjebak dalam hal ini ketika baru pertama kali mulai. Cara saya break down adalah dengan mengetahui target yang saya inginkan.

Misalnya, saya ingin beli mobil Mitsubishi Xpander Ultimate seharga 255 juta. Kalau dibagi 1 lot transaksi, maka saya perlu 2.550 pips. Jika rata – rata take profit saya adalah 50 pips, maka saya hanya perlu 51 trades yang profitable. Winning rate rata-rata yang Anda pelajari dari The Battleplan dan 8 Gates adalah 60%. Artinya dalam 10x trade, 6 berhasil dan 4 gagal. Nah , untuk mencapai 51 profit trades dengan winning rate 60%, Anda perlu 85x trading. Jika rata – rata Anda trade dalam sebulan adalah 15x maka Anda perlu 5 hingga 6 bulan.

Dengan memiliki perhitungan ini, Anda menjadi lebih jelas dalam trading Anda. Sehingga Anda tidak lagi terjebak dalam aksi buta mengejar profit melainkan memiliki sebuah plan.

3. Ikut – ikutan

Tidak pernah saya temui trader yang berhasil dengan hanya mengikuti trade orang lain. Itulah alasan kita tidak pernah buat copy trade, tidak pernah jual sinyal, sinyal saya kasih free ke Anda di grup t.me/tradingacademyid sebagai pengenalan bagi Anda yang baru. Tapi kalau Anda sudah trading cukup lama, saya mendorong Anda untuk trade dengan gaya Anda sendiri.

Kenapa saya tidak menyarankan untuk ikut – ikutan? Mungkin Anda berpikir “dia kan sudah profitable, saya tinggal ikuti saja dia masuk apa. Kalau dia untung, maka nanti saya akan untung juga”. Mohon maaf, ini adalah mental kacang. Trader yang berhasil tidak akan mau ikut – ikutan trade orang lain. Karena, apa yang saya bisa tanggung belum tentu Anda bisa tanggung. Apa yang saya siap hilang belum tentu Anda juga demikian. Kondisi saya dan Anda berbeda, kebutuhan kita berbeda, semua berbeda. Kalau Anda ingin berhasil, Anda harus menjadi trader yang mandiri, ga berharap hanya dari sinyal melainkan dari tangan dan buah pikir Anda sendiri. Itulah yang kita ajarkan di mentorship. Kita selalu encourage all members untuk bisa trade dengan mandiri ga hanya ngandelin signal.

Anda ingin join mentorship tapi tidak ada cash? Anda bisa pakai cicilan menggunakan credit card Anda atau setidaknya Anda belajar dululah metodenya dari The Battleplan dan 8 Gates. Step by step. Ok?

Wishing you success!

Let the profits be with you

Trading Academy ID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *