Trading

Saya seorang karyawan, perlukah resign agar fokus trading?

Halo traders, pada artikel kali ini kita akan bahas tentang perlukah kita resign dari kerjaan kita agar bisa trading dengan fokus. Mungkin ada di antara kita yang bekerja sebagai karyawan, masuk kerja jam 9 dan pulang jam 5 sore. Anda tahu nikmatnya trading, Anda tahu resources yang Anda perlukan untuk trading, tapi Anda begitu sibuk di kantor sehingga tidak bisa fokus trading. Anda bertanya – tanya, perlukah resign? Ada ga strategi trading untuk orang sibuk?

Pertama – tama, menjadi seorang trader adalah profesi yang tidak menuntut waktu Anda. Anda bisa trading kapanpun dan dimanapun tergantung kebebasan Anda. Menjadi seorang trader artinya kita dapat bekerja secara fleksibel dan tidak menuntut kita untuk “ngantor” karena kita bisa trade dimana saja asal ada koneksi internetnya. Menurut saya, kalau memang tidak bisa trading pada saat kerja, ya jangan trading. Tunggu waktu senggang seperti di malam hari, atau lebih gampang bagi Anda yang sudah join di mentorship karena kita ada invite member ke grup khusus dimana disitu Anda akan dapat arahan, jadi tidak perlu lihat chart terus kan?

Yang kedua, trading bukan hanya soal mencari uang. Memang sih, dari trading kita bisa dapat uang yang banyak dibandingkan menjadi seorang karyawan yang gajinya tetap. Bahkan dulu, hasil sebulan saya trading itu setara dengan penghasilan saya sebagai karyawan selama setahun. Meskipun begitu, saya tetap masuk kantor dan bekerja sampai akhirnya saya mengundurkan diri dan berbisnis. Trading bukan soal hanya uang saja, tapi soal kebebasan dan memiliki kehidupan yang baik.

Yang ketiga, Anda sebenarnya masih tetap bisa menjadi trader yang profitable sambil Anda tetap menjadi karyawan di sebuah perusahaan. Kalau Anda resign karena lingkungan kerjanya tidak enak, boss Anda nyebelin, tugas Anda berat dsb, percaya sama saya, you won’t go far in trading. Sorry, tapi itu menunjukkan bahwa mentalnya cetek. Menjadi trader itu dibutuhkan kekuatan mental yang kuat juga. Kalau Anda tidak tahan menghadapi lingkungan kerja Anda dimana Anda masih tetap dibayar setiap bulannya, bagaimana mungkin Anda bisa jadi seorang trader yang belum tentu setiap tradenya menghasilkan untung. Masuk akal?

(By the way, jangan tersinggung ya, maksud saya baik loh. Saya tidak mau Anda terjebak oleh marketing gimmick yang menjanjikan yang aneh – aneh)

Yang keempat, belum adanya hasil. Sudah berapa lamakah Anda trading? Kalau masih belum terlalu lama, tentu hasilnya belum bisa kelihatan bukan? Mengapa tidak Anda sambil kerja dan sambil trading. Gunakan waktu luang Anda untuk belajar trading dan jangan terburu – buru ingin meraih keuntungan. Karena semakin Anda terburu – buru hasilnya akan buruk.

Yang kelima, trading adalah hal paling tidak membutuhkan fokus. Sejujurnya dalam keseharian saya, saya tidak pernah menghabiskan seluruh waktu saya untuk trading. Saya hanya trading sekali – kali saja dan tidak memfokuskan seluruh energi saya untuk trading. Ketika kita sambil kerja dan ingin penghasilan tambahan, paling masuk akal bagi saya (semoga bagi Anda juga) adalah trading. Karena trading tidak menyita waktu saya sama sekali. Berbeda kalau saya buat bisnis sampingan, ngambil kerjaan freelance atau menjadi anggota MLM. Semua hal tersebut menyita waktu, tidak dengan trading.

Oke, sekarang kita ngomong soal strategi trading untuk orang sibuk ya.

Ketika kita sibuk, tentu kita tidak bisa lihat chart terus kan. Sehingga yang Anda perlukan adalah strategi yang sedikit medium term sehingga ketika Anda hold sebuah posisi, Anda perlu hold hingga waktu beberapa minggu.

Kalau Anda sudah belajar dari courses yang sudah kita buat, baik itu The Battleplan atau 8 Gates yang perlu Anda lakukan adalah menerapkan strategi yang sama persis, hanya saja diterapkan pada timeframe besar seperti daily chart ataupun weekly chart, hasilnya Anda bisa menganalisa dengan view yang lebih luas dan tidak berfokus pada volatility jangka pendek. Dengan menggunakan daily maupun weekly chart, Anda bisa bebas ngapain aja misalkan kerja, atau ke site tambang Anda atau berlibur namun tetap memiliki posisi trading yang baik.

One thought on “Saya seorang karyawan, perlukah resign agar fokus trading?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *