Trading

Trading menggunakan timeframe apa?

Anda mungkin pernah bertanya, “trading itu optimalnya pake timeframe berapa ya?”

Sebenarnya, tidak ada satu timeframe yang paling optimal digunakan untuk trading. 

Sekarang, kita mau bahas satu persatu dulu tentang FUNGSI TIMEFRAME. Jadi timeframe itu sebenarnya mirip seperti google maps. Coba Anda bayangkan Anda sedang meggunakan google maps, Anda lagi liatin besok Anda dari Tangerang mau ke Pasar Baru.

Nah kalau di zoom out, Anda akan lihat satu garis biru kan yang menghubungkan lokasi Anda dengan tujuan Anda (Pasar Baru). Kemudian Anda ingin tahu belokan – belokannya, Anda zoom in untuk lihat lebih detail belok – beloknya dimana, masuk tolnya dimana, macetnya dimana dsb.


Terus apa hubungannya dengan timeframe?

Jadi, fungsi penggunaannya juga sama seperti proses Anda menggunakan google maps tadi.

Di dalam penggunaan timeframe, Anda gunakan timeframe gede untuk melihat arahnya dan gunakan timeframe yang lebih kecil (zoom in) untuk melihat lekukan – lekukannya. Dengan melihat lekukannya, Anda bisa menentukan di titik mana akan melakukan entry.

Tapiiiiii…….

Anda hanya baru akan melakukan zoom in (turun timeframe) kalau Anda sudah tahu arah besarnya mau kemana. Jadi ga bisa langsung skip untuk entry.


Kebanyakan pemula itu langsung skip dan begitu buka chart ingin langsung melakukan entry.

Padahal sebenarnya entry itu adalah step terakhir!

– @tradingacademy.id

Jadi step by step penggunaan timeframenya adalah:

KETAHUI ARAH DI TIMEFRAME BESAR → TURUNKAN TIMEFRAME UNTUK MELIHAT LEKUKANNYA → CARI POSISI ENTRY


Sekarang Anda bertanya, timeframe besar itu seberapa besar??

Terserah Anda. Maksudnya terserah gimana? Inti dari timeframe besar ini adalah timeframe yang akan digunakan untuk melihat trend direction.

Kalau saya, biasanya akan gunakan H4 atau D1 melihat direction dari trend tersebut.

Jadi gini bayangannya

Misalnya gambar di atas adalah gambar chart di timeframe H4..Dari gambar ini, kita tahu bahwa harga sedang berada di dalam trend naik.

Sekarang kita lihat yang di timeframe kecilnya yaitu di M30 misalnya..

Jadi, kalau misalnya Anda melihat masih ada space untuk harga bergerak naik di timeframe besarnya..Maka Anda bisa turun ke timeframe kecilnya untuk mencari entry. Entry nanti kita akan pelajari di chapter terakhir.

Yang penting adalah Anda ngerti konsep ini dulu ya..

Sekarang sudah tahu kan fungsi penggunaan timeframe gimana?

Let the profits be with you.
Trading Academy ID

One thought on “Trading menggunakan timeframe apa?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *