Trading

Why pattern fails?

Katakanlah lu lagi ngeliat ada double top..

Semua orang yang belajar trading tahu bahwa kalo ada double top ya kemungkinannya bisa turun..

Lalu Lo sell lah, eh ternyata harga malah naik!

Pernah gitu?
Kenapa ya?
Kok bisa?
Kenapa sudah break neckline double topnya kok dia ga bisa turun?

Balik lagi..

Ini ada hubungan yang sangat erat dengan price action.

Pattern itu useless kalo kita ga paham price actionnya. Inget, price action itu secara umum ngomongin tentang momentum dan power kan. Selama momentumnya bullish dengan power yang kuat, jangan dilawan! Begitu juga sebaliknya.

Sekarang, yuk kita lihat kembali gambarnya, gimana momentum dan powernya ya.

Nah, kenaikan – kenaikan sebelumnya sangat kuat, agresif dan lempeng (yg garis putih), nyaris tanpa hambatan.

Sehingga penurunan disela – selanya itulah disebut koreksi. That’s why ada ABCD Pattern yg Lo bisa masuk di tengah – tengahnya.

Lalu perhatikan ketika momen ini..

Yang di lingkaran kuning, harga naik sih naik, tapi kenaikannya tidak sekuat yang sebelumnya. Tapi apakah ini artinya bullishnya sudah hilang?

Belum tentu loh..

Bull nya hanya melemah, bukan berarti dia sudah usai..

Itu pertanyaan yang sangat critical.

Baru deh lu pake ilmu support resistance.

Lalu, what’s next? Perhatikan deh di daerah resistancenya, ketika harga disana, seharusnya kan turun dengan kuat kan? (kalo emang momentumya mulai berubah)

Tapi apa yang terjadi? Tidak turun dengan agresif tuh ketika di resistance, malah sideways doi.

Meskipun akhirnya harga berhasil turun kebawah resistance itu. Tapi harga gagal turun lebih dalam setelah koreksi pertamanya

Dimana harga tersebut tertahan???

Baru setelah itu harga gagal turun, tertahan disupport, baru akhirnya harga meledak naik!

Tentu, kita baru akan tahu itu adalah daerah support ketika sebelumnya harga itu tertahan turunnya..

So, sebelum fase harga meledak naik itu, yang sebenarnya lu lakuin itu menunggu adanya sign bahwa si bear gagal turunnya.

Ini yang kadang trader itu ga sabar. Karena proses menunggu itu menyita emosi dan waktu, ga sabar. Caranya sabar adalah dengan tahu apa yang lu tunggu. Jadi lu ga masuk keluar kayak cacing kepanasan.

Nah

Jadi sekarang sudah tahu kan, kok double topnya gagal turun? Kenapa sudah break neckline double topnya kok dia ga bisa turun?

Karena price action dalam pembentukannya itu menunjukkan dia mau naik. Bukan turun. Makanya dia ga turun..

Semoga bermanfaat, share ke temen lu ya!

Let the Profits be with You!
Trading Academy ID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *